Tuesday, September 20, 2005

kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi, sepi dan sendiri
aku benci

ingin bingar
aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga
jika ku sendiri

pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh

ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera

atau aku harus lari ke hutan
belok ke pantai...

*******************************************************

di saat waktu berhenti, kosong..
dimensi membutakan mata,
memekakkan telinga,
lalu diri menjadi hampa,
saat paradigma dunia tak lagi digunakan untuk menerka,
sadarku akan hadirMU,
mematahkan sendi2 yang tegak berdiri...


Alhamdulillah 'ala kullin

0 Comments:

Post a Comment

<< Home