Tuesday, October 12, 2004

For the Second Time!

Alhamdulillah... dapat jugak diberi kelapangan olehNya untuk update blog baru ni...
Nampaknya agak berdebu dek kerana sibuknya tuan punya blog dengan exam semalam.
'Ala kulli hal dapat jugak ana menenangkan fikiran yang berserabut dua tiga hari ni.
Sambil-sambil tengok soalan exam yang lepas sempat jugak menjenguk blog ni untuk create new post....hehehhe! seronot!
Tiba-tiba teringat sajak yang pernah di post dalam blog yang usang berlumut dulu...
memang amat menyentuh perasaan sape-sape yang menghayatinya...tapi....masih adakah muslimah seperti yang dicoretkan di dalam sajak yang diatas?

**********************************************************************************


Seorang Gadis Itu
yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit,
manis tuturnya,
lentur hati ...
telus wajahnya,
setelus rasa membisik di jiwa,
di matanya cahaya,
dalamnya ada air,
sehangat cinta,
sejernih suka,
sedalam duka,
ceritera hidupnya ...

seorang gadis itu ...
hatinya penuh manja,
penuh cinta,
sayang semuanya,
cinta untuk diberi ...
cinta untuk dirasa ...
namun manjanya bukan untuk semua,
bukan lemah, atau kelemahan dunia ...
ia bisa kuat,
bisa jadi tabah,
bisa ampuh menyokong,
pahlawan-pahlawan dunia ...

begitu unik tercipta,
lembutnya bukan lemah,
tabahnya tak perlu pada jasad yang gagah ...

seorang gadis itu ...
teman yang setia,
buat Adam dialah Hawa,
tetap di sini ...
dari indahnya jannah,
hatta ke medan dunia,
hingga kembali mengecap ni'matNya ...

seorang gadis itu ...
bisa seteguh Khadijah,
yang suci hatinya,
tabah & tenang sikapnya,
teman ar-Rasul,
pengubat duka & laranya ...
bijaksana ia,
menyimpan ílmu,
si teman bicara,
dialah Áishah,penyeri taman Rasulullah,
dialah Hafsah,penyimpan mashaf pertama kalamullah ...

seorang gadis itu ...
bisa setabah Maryam,
meski dicaci meski dikeji,
itu hanya cerca manusia,
namun sucinya ALLah memuji ...
seperti Fatimah kudusnya,
meniti hidup seadanya,
puteri Rasulullah ...
kesayangan ayahanda,
suaminya si panglima agama,
di belakangnya dialah pelita,
cahya penerang segenap rumahnya,
ummi tersayang cucunda Baginda ...
bisa dia segagah Nailah,
dengan dua tangan tegar melindung khalifah,
meski akhirnya bermandi darah,
meski akhirnya khalifah rebah,
syaheed menyahut panggilan Allah .

seorang gadis itu ...
perlu ada yang membela,
agar ia terdidik jiwa,
agar ia terpelihara ...
dengan kenal Rabbnya,
dengan cinta Rasulnya ...
dengan yakin Deennya,
dengan teguh áqidahnya,
dengan utuh cinta yang terutama,
Allah jua RasulNya,
dalam ketaatan penuh setia .
pemelihara maruah dirinya,agama, keluarga & ummahnya ...

seorang gadis itu ...
melenturnya perlu kasih sayang,
membentuknya perlu kebijaksanaan,
kesabaran dan kemaafan,
keyakinan & penghargaan,
tanpa jemu & tanpa bosan,
memimpin tangan,
menunjuk jalan ...

seorang gadis itu ...
yang hidup di alaf ini,
gadis akhir zaman,
era hidup perlu berdikari ...
dirinya terancam dek fitnah,
sucinya perlu tabah,
cintanya tak boleh berubah,
tak bisa terpadam dek helah,
dek keliru fikir jiwanya,
kerna dihambur ucapkata nista,
hanya kerana dunia memperdaya ...
kerna seorang gadis itu,
yang hidup di zaman ini ...
perlu teguh kakinya,
mantap iman mengunci jiwanya,
dari lemah & kalah,
dalam pertarungan yang lama ...
dari rebah & salah,
dalam perjalanan mengenali Tuhannya,
dalam perjuangan menggapai cinta,
ni'mat hakiki seorang hamba,
dari Tuhan yang menciptakan,
dari Tuhan yang mengurniakan,

seorang gadis itu ...
anugerah istimewa kepada dunia!
seorang gadis itu ...
tinggallah di dunia,
sebagai ábidah, daíyah & mujahidah,
pejuang ummah ...
anak ummi & ayah,
muslimah yang solehah ...
kelak jadi ibu,
membentuk anak-anak ummah,
rumahnya taman ilmu,
taman budi & ma'rifatullah ...

seorang gadis itu ...
moga akan pulang,
dalam cinta & dalam sayang,
redha dalam keredhaan,
Tuhan yang menentukan ...

seorang gadis itu dalam kebahagiaan!
Moga ar-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,
perjalanan seorang gadis itu ...
menuju cintaNYA yang ABADI

**********************************************************************************

Alangkah bahagianya bila seorang gadis itu mendapat keredhaan dari ilahi demi menuju cinta Nya yang abadi.
Alangkah indahnya andai diri ini menjadi seperti gadis itu...



0 Comments:

Post a Comment

<< Home